Assalamualaikum..
Aku mau
kasih rangkuman tentang forensik dari Bu Iswari :D Meski aku masih agak
ngambang, tapi semoga bermanfaat buat kalian para readers..
Forensik
adalah ilmu penerapan sains dalam pengungkapan kriminalitas. Forensik disebut
juga ilmu kedokteran forensik, ilmu kedokteran kehakiman, atau juga patologi
forensik.
Identifikasi
dalam forensik bertujuan untuk membantu penyidik menentukan identitas
seseorang, seperti pada jenazah tidak dikenal, jenazah yang sudah membusuk,
rusak, hangus, atau terbakar, potongan tubuh manusia, kerangka, juga pada
penculikan bayi, bayi yang tertukar atau diragukan orang tua. *kya di
drama-drama nih -.-
Berikut
ini metode yang digunakan dalam identifikasi:
1.
Pemeriksaan Visual
Dengan cara
memperlihatkan jenazah pada orang-orang yang merasa kehilang anggota
keluarganya atau temannya. Metode ini hanya efektif pada jenazah yang belum
membusuk ataupun rusak.
2.
Pemeriksaan Dokumen
Yaitu pemeriksaan
KTP, SIM, Paspor yang kebetulan dijumpai dalam saku pakaian akan membantu
mengenali jenazah.
3.
Pemeriksaan Pakaian dan Perhiasan
Dapat diketahui
dari merk dan nama pembuat. Juga dapat diketahui dari keterangan keluarga
tentang kebiasaan korban mengenakan pakaian dan perhiasan tertentu.
4.
Identifikasi
Medik
Sehingga dapat
diperoleh data mengenai jenis kelamin, ras, perkiraan umur, dan juga kelainan
pada tulang.
5.
Pemeriksaaan Serologi
Bertujuan untuk
menentukan golongan darah jenazah. Penentuan golongan darah pada jenazah yang
sudah membusuk bisa dilakukan dengan memeriksa rambut, kuku, dan tulang.
6.
Pemeriksaan Sidik Jari
Dengan
membandingkan sidik jari jenazah dengan sidik jari ante-mortem (sebelum
kematian)
7.
Pemeriksaan Gigi
Meliputi pencatatan
data gigi (odontogram) yang dapat dilakukan secara manual, dengan sinar-x, dan
pencetakan gigi serta rahang. Odontogram memuata data tentang jumlah, bentuk,
susunan, tambalan, dan protesa gigi. Karena seperti sidik jari, setiap individu
memiliki susunan gigi khas. Dengan demikian dapat dilakukan pembandingan data
temuan dengan data ante-mortem.
8.
Metode Eksklusi
Metode ini
digunakan pada kecelakaan massal yang melibatkan banyak orang. Bila sebagian
besar sudah dapat diketahui identitasnya dengan metode lain, sedangkan
identitas korban lain tidak dapat ditentukan dengan metode-metode tersebut.
Dilakukan dengan cara mengecek data penumpang misalnya, nama, jumlah, serta
jenis kelamin penumpang.
Hmm… Cukup segini
aja ya.. Kapan-kapan lagi, deh.
Wassalamualaikum..
oke... kunjungi blog ku jg ya
BalasHapusoke bu ros haha :D makasih ya ^^
Hapus